Hasil Survei Perpusda Jateng

Tugas Sistem Informasi Management

Laporan Hasil Survei PERPUSTAKAAN DAERAH WILAYAH JAWA TENGAH

 

 Tanpa judul

Disusun Oleh :

Sarifati

( B2A016001 )

S1 Statistika

 

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG

2018

essaymoment

  • Instansi
  1. Nama Instansi

Perpustakaan ini secara resmi berdiri pada tanggal 1 Agustus 1951 dengan nama Perpustakaan Negara Semarang.Nama diganti menjadi Perpustakaan Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah dengan status Perpustakaan Wilayah Tipe A. Tanggal 23 Juni 1978. Berdasarkan Keputusan Republik Indonesia No. 11 tahun 1989, mengalami peningkatan status menjadi Perpustakaan Daerah yang menjadi bagian dari satuan Organisasi Perpustakaan Nasional tingkat daerah. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 101 Tahun 2016 Tentang Oraganisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tanggal 27 Desember 2016 menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kaersipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Pelaksanaanya saat ini Sudah menggunakan Otomasi perpustakaan inlislite untuk memudahkan pelayanan perpustakaan.

  1. Alamat Instansi

Jl. Sriwijaya 29 A, Tegalsari, Candisari, Semarang, Jawa Tengah 50614

  1. Visi dan Misi
  • Visi

Terwujudnya masyarakat membaca dan belajar menuju masyarakat madani yang sadar informasi

  • Misi
  1. Menciptakan dan mengembangkan kebiasaan membaca masyarakat.
  2. Pemerataan memperoleh informasi bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah
  3. Mengembangkan jaringan layanan perpustakaan
  4. Tersimpan dan tersebarluaskannya terbitan hasil karya masyarakat Jawa Tengah dan tentang Jawa Tengah.
  5. Struktur organisasi
    • Perangkat Lunak

PERPUSTAKAAN PROVINSI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH dalam pelayanan nya sudah menggunakan sistem otomasi (untuk merubah sesuatu yang manual dalam pengelolaan dan juga pelayanan menjadi lebih optimal dengan memanfaatkan aplikasi khusus perpustakaan). Integreted Library System yang digunakan adalah: Inlis lite

INLISLite versi 3 dikembangkan sebagai perangkat lunak satu pintu bagi pengelola perpustakaan untuk menerapkan otomasi perpustakaan sekaligus mengembangkan perpustakaan digital / mengelola dan melayankan koleksi digital.

INLIS Lite dibangun dan dikembangkan secara resmi oleh Perpustakaan Nasional RI dalam rangka menghimpun koleksi nasional dalam jejaring Perpustakaan Digital Nasional Indonesia, disamping membantu upaya pengembangan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia yang didasarkan pada :

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
  • Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
  • Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 Tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Rekam

Dalam aplikasi inlislite ini terdiri dari 2 page home antara lain:

  1. Backoffice (petugas)
  2. Fronoffice (pengunjung)
    • Modul-modul Inlislite
  1. Back Office (Petugas)

Back Office adalah sarana untuk mengelola data perpustakaan. Melalui modul ini pengelola perpustakaan melakukan penambahan, perubahan, bahkan menghapus data. Oleh karena itu, seseorang harus memiliki akun (berupa username dan password) untuk dapat menggunakan modul back office ini

 

Tanpa judul

 

 Form entri katalog sederhana

Inlis menyediakan form entri katalog berbasis MARC yang disederhanakan, sehingga terlepas dari kesan rumit seperti pada gambar berikut.

Kardeks terbitan berkala

telah dilengkapi dengan kardeks terbitan berkala untuk memudahkan pemantauan pengadaan koleksi majalah, buletin, surat kabar, dan sejenisnya

Pilihan model kartu anggota

memungkinkan pengelola perpustakaan untuk memilih satu dari empat pilihan bentuk model layout kartu anggota yang tersedia.

Statistik perkembangan perpustakaan

Modul Statistik Perkembangan Perpustakaan memberikan informasi grafis pertumbuhan data koleksi, anggota, kunjungan, dan aktifitas pemanfaatan koleksi di perpustakaan secara transparan yang dapat diakses online,baik lokal (LAN) maupun internet jika diinginkan.

2. Fronoffice (Pengunjung)

Antarmuka awal yang berisi tautan ke modul-modul/ halaman-halaman yang dimiliki oleh INLISLite. Dengan disediakannya tautan modul ini, pengelola tidak perlu menghafal alamat http dari modul-modul yang akan dibuka pada sebuah komputer kerja dan pengunjung tidak perlu mengetik manual alamat jika diakses dengan komputer yang di sediakan.

Facet search pada modul OPAC

Data ringkas yang tampil pada hasil pencarian pada modul OPAC INLISLite versi 3 dibuat lebih ramah pengguna sehingga lebih informatif. Facet search disediakan sebagai sarana pendukung yang akan mempermudah pengguna mempersempit lingkup pencarian koleksi tanpa harus memikirkan kata kuncinya.

Pencatatan koleksi baca ditempat

memungkinkan pengelola perpustakaan untuk mencatat pemanfaatan koleksi yang dicara di ruang layanan (tidak dibawa pulang) berikut pemustaka (anggota maupun non anggota) yang membacanya. Untuk pencatatan koleksi yang dibaca oleh non anggota, INLISLite mensyaratkan pengaktifan nomor pengunjung pada modul buku tamu.

Buku tamu

Buku tamu dilengkapi dengan setting lokasi, pilihan untuk menampilkan pertanyaan tujuan dan kotak isian informasi yang ingin dicari jika diperlukan pengelola, serta generator nomor pengunjung non anggota. Tersedia juga buku tamu untuk mencatat pengunjung rombongan.

Keanggotaan online

Modul Keanggotaan Online merupakan sarana bagi Anggota untuk melihat profil dan aktifitasnya dalam memanfaatkan layanan perpustakaan. Melalui modul ini juga anggota dapat mengganti password keanggotaan, memutakhirkan data, bahkan berkontribusi untuk mengunggah karya ilmiahnya dalam bentuk digital jika pengelola memiliki kebijakan untuk itu.

Online public access catalogue

Online Public Access Catalogue (OPAC) adalah sarana bagi pemustaka dalam mencari koleksi yang dibutuhkannya.

Cantuman-cantuman hasil pencarian ditampilkan dalam bentuk ringkasan sehingga meminimalisir langkah dalam menampilkan data.

OPAC INLISLite juga dilengkapi dengan facet search yang memandu pemustaka dalam mempersempit hasil pencariannya.

Layanan koleksi digital

Modul Layanan Koleksi Digital berpenampilan seperti OPAC, merupakan sarana bagi pengelola perpustakaan untuk mempublikasikan koleksi digitalnya secara online.

INLISLite secara otomatis akan memilah cantuman katalog yang memiliki konten digital untuk ditampilkan di modul ini. Sesuai pengaturan pada setting, akses terhadap konten digital dapat diatur untuk konsumsi publik atau khusus anggota.

Pendaftaran anggota

Modul Pendaftaran Anggota adalah sarana registrasi anggota secara mandiri, baik di lingkungan local area network (LAN) ataupun melalui jaringan internet.

Ruas-ruas yang dimunculkan dalam form pendaftaran anggota online ini dapat diatur melalui pengaturan pada modul Back Office sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis perpustakaan.

Survei terhadap pemustaka

Dirancang untuk membantu perpustakaan dalam memperoleh umpan balik dari pemustaka, terkait kepuasan dan/atau kebutuhan mereka terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan pengelola perpustakaan. Poin-poin pertanyaan dan pilihan jawaban, serta masa berlaku survei dapat diatur pada modul Back Office.

  •  Kendala – kendala
  1. Butuh internet stabil
  2. Listrik padam
  3. Server error
  • Kesimpulan

Dengan InLislite Sebagai system untuk mengelola informasi perpustakaan dan keanggotaannya, pengelolaannya menjadi lebih cepat, akurat, lebih mudah digunakan. Layanan pengguna lebih optimal Memberikan kepuasan anggota dalam hal kemudahan, kecepatan, dan keakuratan layanan dalam hal meminjam/ membaca buku. Dengan aplikasi inlislite ini Petugas tidak lagi perlu mencari lokasi buku, atau mengelola manual buku serta bibiografinya jadi petugas dapat menghemat waktu. Dengan keamanan yang lebih optimal, Pengguna dan pengelola memiliki akses berbeda sehingga lebih aman dalam perjalanannya

  • Referensi

Perpusda Jawa Tengah, https://perpusdajawatengah.id

Inlislite, http://inlislite.perpusnas.go.id

Lampiran-lampiran

IMG_20180514_111038_4

IMG_20180514_110308_5